Istilah kelompok banyak digunakan pada banyak sifat tertentu, tetapi dalam materi yang akan dipelajari akan dibahas tentang kelompok manusia dengan banyak ikatan.

Cara pencapaian dalam kelompok memiliki variasi dengan cara mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas. Setiap orang menjadi anggota berbagai kelompok maupun menjadi bagian dari berbagai kumpulan orang. Variasi kelompok mempunyai berbagai macam hal dengan tujuan tertentu, kelompok memiliki sistem rekruitmen.

Kelompok menjadi fenomena sosial yang penting dan menarik untuk dipelajari. Kenyataan yang ada memperlihatkan bahwa kelompok menjadi media yang mempunyai pengaruh besar, dan akan mempunyai efek kepada individu lainnya.

Beberapa ahli mendefinisikan kelompok dengan cara yang berbeda-beda :

  1. Sekelompok individu yang saling tergantung (Cartwright dan Zender 1968, fiedler 1967, Lewin 1951)
  2. Kumpulan individu yang mencoba untuk memenuhi beberapa kebutuhan-kebutuhan merekam melalui penggabungan diri mereka (Joint Association) (Bass 1960, Cattle 1951)
  3. Kumpulan individu yang saling mempengaruhi (Shaw 1976)
  4. Kumpulan individu yang saling berinteraksi (Bonner 1959)
  5. Mencapai suatu tujuan (Deutsch, mills)
  6. Terdiri atas dua orang atau lebih (Bales, Smith)
  7. Interaksinya diatur dengan seperangkat peran dan norma (MC David dan Harari).

Berdasarkan definisi tersebut Johnson&Johnson (1987) merumuskan :

Sebuah kelompok adalah dua individu atau lebih yang berinteraksi tatap muka (face to face) yang masing-masing menyadari keberadaan orang lain yang juga anggota kelompok dan masing-masing menyadari saling ketergantungan secara positif dalam mencapai tujuan bersama.

PENGERTIAN, CAKUPAN DAN BATASAN

Dalam pandangan tradisional terkenal beberapa deskripsi mengenai kelompok, seperti :

  1. Republika (Plato).
  2. Kota Negara (Machiavelli).
  3. Kontrak sosial (Rousean).
  4. Perjanjian sosial (Locke).

Dalam abad ke-20 pandangan ini berkembang dimana kelompok sebagai masyarakat. Sosiologi dan psikologi modern memusatkan pada tingkat laku manusia daripada keadaan terikat secara alamiah (keturunan dan tempat).

Pandangan kelompok di zaman modern

  1. Pada hakekatnya kelompok (small groups) pada zaman modern merupakn inti pembangunan dan perkembangan masyarakat (negara).

Jenis dan Bentuk Kelompok (Small Groups)

  • Kelompok Formal               vs Kelompok Informal
  • Kelompok Primer               vs Kelompok Sekunder
  • Ingroup                             vs Outgroup
  • Kelompok keanggotaan      vs Kelompok Rujukan
  • Kelompok Tugas                vs Kelompok Sosial (eksperimental)
  • Kelompok Deskriptif         vs Kelompok Preskriptif
  • Kelompok Interacting   vs Coacting              vs Counteracting

Bentuk-Bentuk Kelompok

  1. Atas dasar struktur kelompok :
  • Kelompok formal
  • Kelompok informal
  1. Atas dasar fungsi kelompok
  • Kelompok tugas
  • Kelompok sosial

3. Kelompok Primer dan Sekunder

4. Ingroup dan Outgroup

5. Kelompok Keanggotaan dan Kelompok Rujukan

6. Kelompok Preskriptif dan Deskriptif

7. Atas dasar pola interaksi kelompok

Keuntungan bekerja dalam kelompok :

  • Kita berkomunikasi dengan orang yang tidak banyak.
  • Akan lebih mudah mempelajari & mengetahui hakekat dari setiap

individu, sehingga lebih mudah kita mengadakan prediksi.

  • Akan lebih mudah menggunakan ketrampilan empathi.
  • Akan lebih mudah memotivasi untuk meningkatkan interaksi dalam

kelompok.

Kerugian bekerja dalam kelompok :

  • Terlalu banyak menghabiskan energi.
  • Pertambahan setiap orang dalam kelompok, maka ketepatan

dalam empathi kita akan berkurang.

  • Kalau kita kurang sensitif terhadap setiap tingkahlaku

individu, ketepatan empathi juga akan berkurang.

  • Jika kita tidak memotivasi kelompok, akan langsung terasa

ketepatan empathi berkurang, dalam setiap keadaan

komunikasi.

Comments are closed.